[Profil Jawara] Edwin Aldrian Santoso, Peraih 5 Medali OSN ( 2 Emas, 3 Perak ) dari Jawa Tengah

Edwin Aldrian Santoso lahir di Surakarta pada tanggal 24 September 1999. Dia adalah anak kedua dari pasangan Boedi Tegoeh Santoso ST dan Indarti Triningsih ST. Edwin, sapaan akrabnya menempuh pendidikan di SD Kristen Kalam Kudus Surakarta ( 2005 – 2011 ).

Edwin, memulai karir olimpiadenya sejak kelas 5 SD. Sebelum mengenal dunia olimpiade dia adalah anak yang rata kemampuan akademisnya dengan selalu mendapat peringkat 3 besar di kelas. Sejak kelas 4 SD, oleh Pak Tri Yulianto guru Matematikanya Edwin diajak bergabung dalam science club di sekolah. Rupamya Pak Andi guru kelas sewaktu kelas 4 melihat bakat Matematika yang besar ada padanya. Maka dari sinilah awal mula Edwin mempelajari olimpiade matematika.

Mulai kelas 5 SD, lomba demi lomba mulai diikuti dan satu persatu kemenangan mulai diraih. Lomba yang pertama kali dimenangi adalah juara 2 lomba Matematika SD Kanisius Keprabon 2 Surakarta. Kemenangan ini rupanya memicu semangat berlomba sehingga Edwin terus belajar dan aktif mengikuti lomba-lomba Matematika yang lain. Berbagai gelar kejuaraan olimpiade diraih dan puncaknya Edwin mengikuti OSN tahun 2010 di Medan. Ia berhasil meraih medali PERAK, Sebenarnya ada kesempatan untuk melanjutkan ke internasional di IMC. Sayangnya Tuhan berkehendak lain, Edwin sakit tifus saat seleksi awal sehingga gagal saat seleksi tingkat propinsi.

Kegagalan menembus IMC tidak menyebabkan Edwin patah arang, Ia tetap belajar terus untuk mengasah ilmunya. Ia ingin membuktikan bahwa ia mampu untuk terus berprestasi. Edwin juga tidak mengesampingkan pelajaran di sekolah walau ia giat mengikuti olimpiade. Alhasil ia tetap menjadi juara kelas dan meraih nilai UN tertinggi di SD.

Setamat SD, Edwin melanjutkan belajar di SMP Kristen Kalam Kudus Surakarta. Prestasinya di bidang olimpiade matematika terus berlanjut di jenjang SMP. Ia menjuarai berbagai lomba matematika yang diadakan oleh berbagai sekolah dan universitas. Di kelas 7, Edwin mengikuti OSN Matematika tahun 2012 di Pontianak, ia berhasil meraih medali PERAK. Tahun 2013 ia kembali mengikuti OSN Matematika di Batam. Di sini Edwin meraih medali EMAS peringkat pertama. Atas prestasinya ini Edwin berhak mengikuti BIMC (Bulgaria International Mathematics Competition) di Bulgaria 30 Juni – 5 Juli 2013 dan memperoleh medali PERUNGGU internasional pertamanya. Di akhir tahun 2013 ia kembali mewakili Indonesia di ajang AITMO  (Asia Inter-cities Teenagers Mathematics Olympiad) di Bogor 26-30 Desember 2013 dan meraih medali PERAK.

Setelah menjuarai BIMC di Bulgaria, Edwin ingin memperdalam ilmu fisika. Ia merasa sangat tertarik karena ilmu fisika sangat erat dengan fenomena alam sehari-hari. Maka mulailah ia mempelajari dan menekuninya serta mengikuti berbagai lomba. Ternyata ia mampu menjuarai berbagai lomba fisika yang diadakan oleh berbagai universitas. Di kelas 9 Edwin mengikuti OSN SMA bidang Fisika. Ia berhasil menyabet medali PERAK  OSN 2014 di Mataram.

Setamat SMP ia melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Surakarta program akselerasi (2 tahun, 2014 – 2016). Pada tahun 2015 ia kembali mengikuti OSN di Yogyakarta di bidang Fisika. Ia berhasil meraih medali EMAS pertama sekaligus sebagai Best Practice, Best Theory dan Absolut Winner.

Perjalanan olimpiade fisika makin mantap dijalani dengan melangkah ke jenjang internasional. Pada tahun 2016 Edwin mengikuti APhO di Hongkong dan meraih medali PERUNGGU. Di tahun 2016 juga ia menjadi tim Indonesia untuk IPhO di Zurich Swiss dan mempersembahkan medali PERAK. Walaupun waktunya banyak tersita untuk mengikuti lomba dan pelatihan, namun Edwin tetap menomorsatukan pelajaran sekolahnya. Setiap ada waktu luang selalu digunakan untuk memperdalam pelajaran sekolah. Dan hasilnya Edwin dapat lulus dengan predikat terbaik di SMAN 1 Surakarta.

Selepas SMA tahun 2016 Edwin menempuh pendidikan S1 di ITB di Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD). Kecintaannya pada ilmu  fisika terus berlanjut di jenjang Perguruan Tinggi. Ia mewakili ITB untuk mengikuti lomba ONMIPA – PT 2017 di bidang Fisika yang diselenggarakan di Semarang 14 – 17 Mei 2017. Edwin berhasil meraih medali EMAS pertama di ajang ini.

Dengan ilmu matematika dan fisika yang digemarinya ia berharap dapat mendukung kesuksesan studinya di jurusan Aeronotika dan Astronotika sampai di jenjang S3. Hal ini demi mewujudkan cita-citanya untuk memajukan dunia penerbangan di Indonesia.

One thought on “[Profil Jawara] Edwin Aldrian Santoso, Peraih 5 Medali OSN ( 2 Emas, 3 Perak ) dari Jawa Tengah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *