Raih Medali Emas di Ajang OSN Tahun 2017, Siswa SD Islam Terpadu Az-Zahra Sragen Cetak Sejarah Harumkan Nama Kab. Sragen.

Laba-laba merupakan binatang yang giat bekerja dan tak kenal lelah. Berapakalipun sarang laba-laba rusak sebanyak itulah laba-laba memperbaikinya di tempat yang sama. Hal tersebut mengajarkan semangat giat berkarya dan pantang menyerah. Jaring laba-laba dengan titik pusat dan jejaringnya menunjukkan perlunya skala prioritas perencanaan. Juga menunjukkan pentingnya komitmen dan sinergi seluruh elemen dalam melaksanakan perencanaan untuk mewujudkan tujuan bersama.

Perhelatan akbar Olimpiade Sains Nasional XVI sudah berakhir. Acara tahunan yang di selenggarakan pada 2-8 Juli 2017 di Pekanbaru di ikuti Sebanyak 1.280 siswa dan Provinsi Jawa Tengah keluar sebagai Runner Up. OSN 2017 diikuti 204 siswa SD/MI, 396 siswa SMP/MTs, dan 680 siswa SMA/MA.

Alhamdulillah Ananda Latif Anwar, Siswa SDIT Az-Zahra Sragen kelas 5 ini  berhasil mendapatkan medali emas di Pekanbaru, Riau mewakili Provinsi Jawa Tengah pada cabang lomba IPA. Selama 10 Tahun (2007-2017) mengikuti ajang bergengsi OSN , Siswa/i SDIT Az-Zahra Sragen selalu lolos ke tingkat Provinsi baik di cabang lomba IPA atau Matematika, tahun 2016 lolos di dua cabang tersebut. Tahun 2017 ini pecah telur mendapatkan Medali Emas. Tentu hal ini tidak terjadi dengan sendirinya, siswa/i mendapat bimbingan dan pengayaan oleh Team Lomba SDIT Az-Zahra Sragen secara masif.  

Ananda Latif Anwar bahagia ketika namanya disebut dalam pengumuman pemenang OSN di Pekanbaru, Jumat (7 Juli). Medali Emas dan Piagam penghargaan berlambang Pancasila yang diteken Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy dibawanya pulang.

Ananda Latif Anwar adalah anak yang lahir di Sragen tahun 2006, tidak hanya sholih bahkan murah senyum dan low profile. Kecintaannya pada sains dimulai sejak kelas 3 SD dimana kisah kesuksesan yang ditorehkan tidak serta merta dengan mudahnya, tetapi memerlukan perjuangan yang besar. Putra dari Bapak Supriyadi (Wiraswasta) dan Ibu Sumarni yang bertempat tinggal di Dedegan rt 02/01, Pelemgadung, Karangmalang, Sragen.

“LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH” (Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Keberhasilan yang diraih semoga terus memicu semangat untuk terus berkarya memberikan pendidikan yang berkualitas di bumi Sukowati. Ujar Kepala Sekolah SDIT Az-Zahra, Suparlan Abdul Hakim, S.Pd.SD.

“Sains atau ilmu pengetahuan sangat dibutuhkan dalam kehidupan berbangsa, bermasyarakat, dan bernegara. Kompetisi sains seperti OSN, diyakini dapat menguatkan karakter peserta didik. Kerja keras, tekun, teliti, dan jujur menjadi keniscayaan jika ingin menjadi ilmuwan hebat, Bukan kebanggaan semata karena berhasil mengalahkan lawan, tetapi OSN  menjadi wadah penyatu segala perbedaan dan menjadi pijakan dalam meraih prestasi gemilang bersama-sama.” demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pada pembukaan OSN, di GOR Pemuda, Kota Pekanbaru, Riau, Senin (3/7/2017).

Siswa SDIT Az-Zahra Sragen ini keluar sebagai terbaik tingkat nasional, tinggal selangkah lagi Ananda Latif Anwar bersiap-siap dalam Olimpiade Sains Internasional mewakili Indonesia. (nai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *